Brief: Temukan Sistem Anti-Drone Otomatis yang Dipasang di Kendaraan, yang dilengkapi sistem Deteksi Radar 3 km dan kemampuan gangguan UAV. Solusi yang dilaporkan CCTV10 ini mengintegrasikan modul fotolistrik untuk identifikasi drone yang tepat dan pengusiran otomatis. Ideal untuk penerapan cepat dan pemrosesan multi-target.
Related Product Features:
Modul fotolistrik terintegrasi dengan kamera ganda untuk deteksi dan identifikasi UAV.
Kamera HD melacak dan mengidentifikasi target mencurigakan dengan resolusi 1080p.
Pengusiran otomatis atau pendaratan paksa drone menggunakan modul EMI.
Dapat diperluas dengan deteksi Audio, deteksi Radio, dan peralatan Radar.
Konektivitas jaringan multi-sistem untuk penerapan cepat.
Jangkauan deteksi radar hingga 3km untuk drone dengan diameter lebar sayap ≥1m.
Kamera bola berkecepatan tinggi menyediakan koordinat untuk pelacakan target.
Kemampuan TWS untuk pemrosesan multi-target (hingga 10 batch).
Pertanyaan:
Berapa jangkauan deteksi Sistem Anti-Drone yang Dipasang di Kendaraan?
Sistem ini menawarkan jangkauan deteksi hingga 3 km untuk drone dengan diameter lebar sayap 1 m atau lebih, dan 1 km untuk drone dengan diameter lebar sayap antara 30 cm dan 50 cm.
Bagaimana sistem mengidentifikasi dan menetralisir drone?
Sistem ini menggunakan modul fotolistrik dengan kamera ganda untuk deteksi dan identifikasi. Setelah target yang mencurigakan teridentifikasi, kamera HD melacaknya, dan modul EMI mengeluarkan atau memaksa drone untuk mendarat secara otomatis.
Bisakah sistem diperluas dengan modul tambahan?
Ya, sistem dapat diperluas dengan modul opsional seperti deteksi Audio, deteksi Radio, dan peralatan Radar untuk meningkatkan fungsionalitas dan jangkauan.